Per 2025, STRAVA has been here and there. Semua orang lari, terlepas dari latar belakang masing-masing. Tren ini diikuti oleh pertanyaan klasik berlandaskan rasa penasaran, "ngapain sih lari?". Berikut adalah beberapa alasan untuk gausah berlari
Satu sesi lari dapat membakar 200 hingga 1.800 kkal, bahkan lebih. Kondisi ini tentu tidak sejalan dengan prinsip diet kita yang berusaha untuk membatasi calorie intake. Sebagai perbandingan, kebutuhan kalori secara umum menurut FAO berkisar 2000 hingga 2500 kkal per hari. Kebutuhan ini tentu tidak hanya dialokasikan untuk berlari sehingga menyisakan dua kejadian yang tidak saling lepas: meningkatnya calorie intake atau terjadinya defisit kalori. Keputusan yang mereka ambil? Meningkatkan calorie intake. Mereka tidak lagi segan untuk makan dalam porsi yang lebih banyak. Bahkan, mereka memiliki istilah carbo loading, yaitu peningkatan konsumsi karbohidrat beberapa hari sebelum berlari dalam rangka meningkatkan cadangan energi selama lari jarak jauh. "Porsi makannya besar? Iya, lagi carbo loading". Kompensasi yang licik
Smartwatch, carbon-plated shoes, daily trainer shoes, speed session shoes, recovery shoes, compression socks, sunglasses, running cap, jersey, compression shorts, running belt, running vest, soft flask, energy gel, dan bone-conduction headphone adalah essentials mereka dalam berkegiatan. Belum lagi biaya pendaftaran berbagai acara lari yang ada hampir setiap minggunya. Tak lupa, FotoYu yang harus ditebus per foto. Olahraga yang pada dasarnya tidak memerlukan peralatan apapun berubah menjadi ajang adu kalcer
Tentu, tidak semua memiliki perlengkapan lari yang lengkap. Beberapa dari mereka memulai dengan sepatu sehari-hari yang mereka miliki tanpa aksesoris lain. Perlahan, satu sepatu lari dan running belt terbeli. Jika dirasa semakin tertarik untuk bergelut dengan olahraga ini, smartwatch entry-level disarankan untuk mendapat data yang akan membantu progres lari ke depannya, tidak harus Coros, tidak harus Garmin. Soft flask memang akan meningkatkan ergonomisitas selama berlari, tetapi pilihan untuk menggenggam botol mineral juga tidak begitu merepotkan. Running vest, compression shorts, compression socks, energy gel baru direkomendasikan pada jarak Half Marathon ke atas untuk mencegah cidera, lecet, dan blisters. Sunglasses, running cap, jersey dan bone-conduction headphone sepenuhnya opsional. Kurang lebih demikian kata mereka, cukup valid.
Oke bisa langsung beli ASICS METASPEED dan Coros Pace Pro. Dikombinasikan dengan kacamata Goodr, compression short 2XU, SIS energy gel, dan Salomon handheld soft flask. Lalu apakah tercipta rekor dunia baru dalam berlari? Tidak berbeda dengan olahraga lain, lari adalah sebuah perjalanan yang spesifik untuk setiap individu dan sayangnya tidak bisa diakali. Hasil rutin berlari selama lima tahun bisa saja dengan mudah dilalui oleh temanmu yang perokok berat, pecandu alkohol, dan yang hobi bergadang. Progres berlari tidak linear. Ada kalanya temanmu dengan potensi genetik yang lebih baik dan kapasitas jantung dan paru yang terlatih sejak kecil menjadi bukti bahwa tiap manusia memang terpersonalisasi. Tentu menyebalkan, bukankah hampir semua aspek di dunia bisa dibeli?
Frekuensi lari disesuaikan dengan karakter individu dan targetnya dalam berlari. Ada yang lari setiap hari, ada yang tiga kali seminggu, ada yang satu kali seminggu. Terlepas dari perbedaan ini, mereka mencapai mufakat akan suatu ritual yang dilakukan setiap Minggu pagi: long run. Hari Minggu atau tanggal merah lainnya dipilih karena rentetan kegiatan yang tidak dapat selesai dalam waktu singkat. Lari dimulai pada pagi buta, sering kali mendahului mentari bersinar, selama paling tidak satu jam. Setelahnya, mereka akan menghabiskan waktu menurunkan suhu tubuh sembari menyambar minuman tinggi gula, membuat dokumentasi, dan melakukan transaksi di FotoYu untuk diunggah bersama rekapitulasi kegiatan oleh Strava di media sosial. Pulang? Tidak secepat itu. Mereka akan geser untuk menikmati self reward berkedok sarapan di tempat langganannya. Mengatasnamakan kalori yang terbuang, mereka akan memesan ketoprak dengan porsi dua orang, nasi uduk yang bersebelahan dengan gorengan, bubur ayam dengan sate-satean, dan minuman segar kesukaan. Rangkaian tradisi yang berakhir di tengah hari ini cukup saklek dan kurang dibenarkan untuk ditawar.
Selain sebagai sebuah tradisi, long run juga dapat ditafsirkan sebagai bentuk keinginan untuk bertemu. Alih-alih "nongkrong, yuk!", mereka akan memilih kalimat "long run, yuk". Mereka melakukan tindakan individual, yaitu berlari, dalam ruang dan waktu yang bersamaan, bersebelahan. Long run menjadi ajang bercerita dengan jujur karena minimnya pihak ketiga yang dapat menginterupsi. Obrolan sederhana akan segera menjadi serius seiring angin menghembuskan bukti-bukti audio yang ada. Ngobrol aja mereka bikin ribet hanya karena gengsi untuk ngajak ngobrol.
"Form larinya salah, masih heel strike dan overpronated. Harus strength training, naikin cadence, turunin jarak stride. Di awal lari harus banyakin MAF training dulu, ga perlu tempo, apalagi interval. Pelan-pelan naikin weekly mileage sebelum peak long run, terus tapering off". Belum lagi adanya polisi HR dan berbagai polisi lainnya. Seketika bahasa-bahasa alien yang terdengar pseudoscience bertebaran. Lari yang terlihat sederhana, ternyata sebuah dunia yang rumit. Iya, rumit jika semua ini dipedulikan hahah.
Jika validasi melalui kudos di Strava tidak memenuhi ekspektasi, apa yang dicari? Memulai karena FOMO tentu akan menjadi sumber api untuk rentetan FOMO lainnya. Di dunia olahraga yang dikemas dengan angka, kreativitas mereka tidak kunjung habis dikuras. Pada tahun baru, mereka lari 20,26 km. Mendekati bulan Ramadhan 1447 Hijriah, mereka lari 14,47 km. Tanggal kemerdekaan Indonesia? Berarti 17 km. Bahkan, sebuah aturan tidak tertulis mereka sepakati untuk merayakan ulang tahun sejauh usia mereka. Sungguh aneh.
Maraknya lari dan kebutuhan untuk saling berkoneksi menimbulkan komunitas di tiap sudut kota. Lari yang tadinya kegiatan individu berubah menjadi kegiatan kelompok yang terjadwal. Pengeluaran tambahan pun membengkak seiring pembelian jersey komunitas atau kegiatan komunitas yang menumpuk. Bahkan, jersey komunitas tersebut sering kali lebih mereka pakai saat mengikuti perlombaan lari dibandingkan jersey lomba yang dibagikan. Lalu, sebaliknya, jersey acara yang dimiliki akan cenderung digunakan saat latihan bersama komunitas. Sebuah pola pikir dan keputusan yang unik.
Pergelangan tangan, perbatasan lengan baju, dan perbatasan lingkar leher menjadi bukti visual yang jelas akan perbatasan kulit yang langsung terpapar sinar matahari dan kulit yang terlindungi. Panas. Keluhan ini bisa diakali dengan memindahkan lari ke dalam ruangan menggunakan treadmill. Akan tetapi, ketidakstabilan alat, rasa bosan, bahkan kecepatan treadmill yang tidak langsung ekuivalen dengan kecepatan lari di luar ruangan menjadi ketidaknyamanan yang mengganggu. Ada yang berlari di sore hari, setelah menjalani kehidupan koas, dengan terik matahari yang biasanya belum mereda. Beberapa dari mereka memutuskan untuk berlari pagi sebelum koas untuk menghindari panas, tetapi berisiko terlambat jika perkiraan waktu mereka meleset. Memang paling bener gausah lari.
Siapa yang gatau GTA V? Sebuah gim open map yang dapat dimainkan untuk sekadar melakukan gerakan tambahan atau melakukan eksplorasi area yang sebelumnya belum dilalui. Mereka yang hobi berlari juga ternyata mendapatkan kepuasan yang sama dalam mengeksplorasi kota. Mencoba meliuk-liuk melintasi gang, mencari jalan tikus yang nyaman untuk berlari, atau membuat rute yang membentuk gambar kucing. Sebuah kegiatan yang tidak ramah dilakukan oleh kendaraan bermotor yang dituntut bergerak cepat. Tidak terbatas dengan domisili, beberapa dari mereka bahkan dengan sadar membawa perlengkapan lari saat bepergian keluar kota. Tentu hal ini kontradiktif dengan kenyamanan yang ada. Kalau hanya ingin melihat suatu kawasan, Google Maps sudah memberi solusi. Kalau berupa video, berbagai kanal di YouTube juga telah menyediakan video yang tidak kalah sinematik.
Di atas telah dijabarkan alasan-alasan untuk tidak memulai berlari. Meskipun demikian, aku sebagai salah satu dari mereka tetap merekomendasikan untuk mencoba olahraga ini. Memang sulit, tapi akan menjadi side quest yang senantiasa menarik. Jarak tempuh yang semakin jauh dan kecepatan lari yang semakin efisien akan menjadi lingkaran setan yang tidak akan ada hentinya haha